Langsung ke konten utama
Sundaf Trip
Kembali ke BlogKuliner Rusia

Blini, Pelmeni, dan Teh: Cerita Rasa dari Rusia

Tim SUNDAF Trip 11 September 2026 6 menit
Blini, Pelmeni, dan Teh: Cerita Rasa dari Rusia

Sepiring pancake, beberapa pangsit, lalu teh panas. Dari bentuknya, makanan di Rusia mungkin terlihat cukup akrab. Tetapi isian, bahan susu, dan cara menyajikannya membuka cerita yang berbeda. Blini bisa menjadi hidangan gurih; syrniki justru mengandalkan keju segar; samovar menyimpan kisah tentang meja tempat orang berkumpul.

Untuk mengenalnya, tidak perlu mencoba semuanya dalam satu kali makan. Pilih satu hidangan yang membuat penasaran, perhatikan pendampingnya, lalu cari tahu apa yang ada di dalamnya. Enam cerita berikut bisa menjadi bekal sebelum membuka menu di Rusia.

Blini: satu adonan, banyak kemungkinan

Blini atau bliny adalah pancake yang dapat disajikan dengan berbagai isian. Dalam contoh yang dicatat portal pariwisata resmi Saint Petersburg, adonannya memakai tepung, telur, susu, dan mentega. Isiannya antara lain jamur dengan krim asam, salmon asap, atau telur ikan merah. Jadi, kata “pancake” di menu tidak selalu mengarah pada makanan manis. Lihat penjelasan Visit Petersburg tentang bliny.

Blini juga tidak selalu sama ketebalannya. Resep Brinna Sands di King Arthur Baking menggunakan tepung buckwheat dan ragi, memperlihatkan versi yang berbeda dari pancake tipis yang menyerupai crepe. Keragaman itu alasan yang baik untuk membaca deskripsi hidangan, bukan hanya namanya. Resep blini King Arthur Baking.

Hubungannya dengan perayaan masih terlihat dalam festival Maslenitsa. Pemerintah kota Moscow, misalnya, mengumumkan puluhan lokasi festival dengan sajian pancake pada 2024. Ini contoh bagaimana sebuah makanan menjadi bagian dari acara bersama, bukan sekadar sarapan. Catatan festival Moscow Maslenitsa.

Pelmeni: kenali isi di balik lipatannya

Pelmeni merupakan pangsit rebus berisi daging cincang. Resep keluarga yang diterbitkan Natalya Drozhzhin menggunakan kulit dari tepung, air, telur, dan garam; isiannya mencampurkan daging dengan bawang serta bumbu sederhana. Krim asam dan mentega menjadi pilihan pendamping. Dari sini, bayangan rasanya lebih dekat pada pangsit gurih daripada makanan berbumbu pedas. Resep pelmeni Momsdish.

Bagian yang perlu diperhatikan adalah jenis daging. Resep yang sama menyebut kemungkinan penggunaan babi, ayam, kalkun, atau sapi. Tampilan luar tidak menjelaskan campuran di dalamnya. Jika ada bahan yang Anda hindari, tanyakan isi pangsit secara spesifik sebelum memesan.

Proses membentuknya juga menarik: adonan dipotong menjadi lingkaran, dilipat menutup isian, lalu kedua ujungnya dipertemukan. Ada pula cetakan bernama pelmenitsa. Anda dapat mengenali bentuk akhirnya sambil membayangkan pekerjaan kecil yang berulang di dapur.

Borsch: sup merah dengan cerita yang melintasi batas

Borsch atau borscht dapat dijumpai dalam menu restoran di Rusia; portal Visit Petersburg mencantumkannya bersama pangsit dan pancake pada salah satu restoran keluarga. Namun, keberadaannya di sebuah negara tidak berarti sejarahnya hanya milik negara tersebut. Contoh menu yang dicatat Visit Petersburg.

UNESCO memasukkan budaya memasak borscht Ukraina ke daftar Warisan Budaya Takbenda yang Memerlukan Pelindungan Mendesak pada 2022. Penjelasannya menekankan banyaknya versi, pewarisan resep dalam keluarga, serta peran hidangan ini dalam kebersamaan. Bahan dasarnya menggabungkan kaldu dengan bit atau olahannya. Konteks ini penting agar kita tidak menyebut borsch sebagai hidangan yang secara eksklusif berasal dari Rusia. UNESCO: budaya memasak borscht Ukraina.

Bagi yang baru mencobanya, mulailah dengan pertanyaan tentang kaldu dan isian. Warna sayuran tidak memberi tahu apakah sup dimasak memakai daging. Minta penjelasan bahan, termasuk pendamping yang disajikan terpisah.

Syrniki: lembutnya keju segar di balik permukaan keemasan

Syrniki kadang diterjemahkan sebagai cheese pancakes. Bahan utamanya adalah tvorog, keju segar yang juga disebut farmer’s cheese dalam resep berbahasa Inggris. Contoh resep yang diterbitkan Natasha Kravchuk memadukannya dengan telur, tepung, dan gula, kemudian memasaknya di wajan hingga permukaannya keemasan. Buah, selai, atau krim asam dapat menjadi pelengkap. Resep tersebut berada dalam tradisi kuliner Rusia dan Ukraina, bukan makanan yang perlu diklaim milik satu negara saja. Resep syrniki Natasha’s Kitchen.

Jangan membayangkan keju lembaran yang meleleh di antara roti. Tvorog menyatu ke dalam adonan dan memberi bagian dalam yang lembut. Saat memesan, perhatikan apakah menu memakai kismis atau tambahan buah. Untuk mengenali rasa dasarnya, Anda bisa meminta saus atau selai di samping, lalu menambahkannya sedikit demi sedikit.

Medovik: lapisan tipis yang bertemu krim

Medovik adalah kue madu berlapis. Dalam versi yang dibuat Alexey Mosko, lembaran adonan mengandung madu, kemudian disusun bersama krim berbahan mentega dan susu kental manis. Remahan adonan digunakan sebagai penutup. Susunan berulang itulah yang membuat potongannya mudah dikenali dari samping. Demonstrasi resep medovik oleh Alexey Mosko.

Versi tersebut merupakan satu contoh, bukan resep wajib bagi semua pembuat medovik. Saat memilih di etalase, tanyakan jenis krim dan tambahan lainnya. Jika menikmati makanan manis bersama teman, berbagi satu potong bisa menjadi cara mencicipi tanpa harus menjadikannya makanan utama.

Teh dan samovar: air panas di tengah percakapan

Samovar adalah wadah logam untuk memanaskan dan menyediakan air. Dalam tradisi yang dijelaskan Chitra Collection, teh pekat bernama zavarka disiapkan di teko kecil, lalu diencerkan di cangkir dengan air panas dari samovar. Kepekatan dapat disesuaikan. Gula, madu, dan selai menjadi bagian dari cara menikmati teh yang dicatat koleksi tersebut. Chitra Collection: samovar dan penyajian teh.

Yang menarik bukan hanya peralatannya. Samovar ditempatkan sebagai pusat berkumpul dan simbol keramahtamahan dalam penjelasan koleksi itu. Museum Moscow juga mengangkat sejarah minum teh dan benda kehidupan saudagar dalam program “U samovara”. Museum Moscow: di sekitar samovar.

Ini tidak berarti semua rumah atau kafe Rusia masih menggunakan samovar. Lebih tepat membacanya sebagai benda yang membantu memahami sejarah kebiasaan minum teh. Saat melihatnya di museum, perhatikan keran, pegangan, dan tempat teko kecilnya: setiap bagian menjelaskan cara benda itu digunakan.

Tiga pertanyaan yang membantu saat memesan

Untuk kebutuhan halal, jangan menyimpulkan hanya dari tampilan atau nama hidangan. Mintalah penjelasan bahan, sumber daging, kaldu, dan proses penyiapan sesuai kebutuhan Anda. Jika memiliki alergi, sampaikan bahan yang harus dihindari secara tertulis kepada staf.

  • Какое мясо в начинке? — Daging apa yang digunakan dalam isian?

  • Есть ли здесь свинина? — Apakah hidangan ini mengandung daging babi?

  • Можно без сметаны? — Bisakah disajikan tanpa krim asam?

Memahami nama makanan memberi titik awal. Memahami bahan dan cara menikmatinya membuat waktu di meja terasa lebih berarti: ada lipatan yang dibentuk tangan, resep yang berubah antarkeluarga, dan air panas yang dituangkan sedikit demi sedikit ke dalam teh.

Disusun oleh Tim SUNDAF Trip. Sumber budaya, museum, pariwisata, dan resep diperiksa pada 12 September 2026. Bahan serta penyajian dapat berbeda menurut resep dan tempat.

Foto pembuka: Elina Fairytale / Pexels.

Bagikan Artikel Ini