Langsung ke konten utama
Sundaf Trip
Kembali ke BlogBudaya Rusia

Mengenal Budaya Rusia: Dari Metro Moskow ke Kanal Saint Petersburg

Tim SUNDAF Trip 11 September 2026 6 menit
Mengenal Budaya Rusia: Dari Metro Moskow ke Kanal Saint Petersburg

Ada cara menikmati Rusia yang tidak dimulai dari daftar bangunan terkenal: perhatikan tempat-tempat yang berada di antara tujuan Anda. Sebuah peron, kios pasar, atau bangku di tepi air bisa menjadi pintu masuk untuk memahami kota. Anda tidak harus mengenal semua nama pelukis atau hafal sejarah kekaisaran terlebih dahulu.

Di Moskow dan Saint Petersburg, cobalah membawa satu pertanyaan selama berjalan: bagaimana ruang ini digunakan, dan cerita apa yang masih tersimpan di dalamnya? Enam persinggahan berikut mengajak Anda melihat hubungan antara seni, sejarah, dan kehidupan sehari-hari, tanpa menjadikan perjalanan sebagai ujian pengetahuan.

1. Mengangkat kepala di Metro Mayakovskaya

Di Moskow, mulailah dari Mayakovskaya. Stasiun yang dibuka pada 1938 ini memiliki panel mosaik oval pada langit-langit ruang peron, dengan tema kehidupan di bawah langit Soviet. Nama stasiunnya mengenang penyair Vladimir Mayakovsky. Keterangan pengelola metro juga menyoroti lantai marmer-granit dan berbagai warna marmer abu-abu dalam interiornya. Baca catatan arsitektur Mayakovskaya dari Moscow Metro.

Daripada langsung mengambil foto lebar, pilih satu panel lalu perhatikan hubungan gambar, lengkungan, dan cahaya di sekitarnya. Setelah itu, lihat bagaimana pola yang berulang membentuk ruang. Detail seperti ini membantu Anda menikmati arsitektur meskipun belum memahami seluruh simbol yang digunakan.

Ingat bahwa Anda sedang berada di tempat orang berpindah, bukan ruang pamer yang berdiri sendiri. Menepilah saat ingin berhenti, beri jalan kepada penumpang, dan hindari menahan arus di dekat pintu kereta. Membiarkan stasiun tetap bekerja justru merupakan bagian dari cara menikmatinya.

2. Melihat wajah dan lanskap di Galeri Tretyakov

Galeri Tretyakov menawarkan pertanyaan yang berbeda: siapa dan apa yang dianggap layak diabadikan? Sejarah koleksinya berawal pada 1856, ketika Pavel Tretyakov membeli lukisan yang menjadi dasar galerinya. Ia kemudian mengumpulkan lanskap serta memesan potret tokoh budaya, termasuk potret Dostoevsky karya Vasily Perov. Sejarah pengumpulan karya dijelaskan oleh Galeri Tretyakov.

Bangunan di Lavrushinsky Lane juga menarik untuk diperhatikan. Ruang-ruang seni ditambahkan pada rumah keluarga ketika koleksi terus berkembang; fasad yang dirancang Viktor Vasnetsov kemudian dibangun pada 1902–1904. Kisah bangunannya tersedia di situs museum.

Untuk kunjungan pertama, pilih satu tema sederhana: wajah, pohon, atau cahaya. Bandingkan dua karya yang menarik perhatian Anda. Bagaimana posisi tangan seseorang? Bagian lanskap mana yang dibuat paling terang? Bacalah label setelah melihat lukisan sejenak. Jika mengincar karya tertentu, cek informasi pamerannya terlebih dahulu karena karya dalam koleksi belum tentu sedang dipajang.

3. Membaca kota dari pilihan di Pasar Danilovsky

Di Pasar Danilovsky, pengamatan berpindah dari bingkai lukisan ke etalase. Direktori resmi pasar mencantumkan penjual keju, ikan, bunga, dan berbagai tempat makan. Ada Bổ dengan pho Vietnam, serta Buta Sweets yang menawarkan manisan dan kopi Turki. Anda dapat memeriksa daftar pedagang melalui situs Pasar Danilovsky.

Keragaman itu menarik dibaca sebagai bagian dari kehidupan sebuah kota besar. Hindari buru-buru membagi setiap kios menjadi “asli” atau “tidak asli” Rusia. Perhatikan bagaimana bahan, resep, dan kebiasaan makan dari tempat berbeda hadir dalam ruang yang sama. Pertanyaan tentang asal suatu produk sering lebih membuka percakapan daripada sekadar bertanya mana yang paling populer.

Datanglah dengan rasa ingin tahu yang sederhana: pilih satu bahan yang belum dikenal, tanyakan namanya, lalu cari tahu cara mengolahnya. Mintalah izin sebelum memotret penjual dari dekat. Anda tetap bisa menikmati pasar tanpa merasa perlu mencoba semuanya.

4. Berjalan dari jalan besar ke tepi air di Saint Petersburg

Nevsky Prospekt memberi pengantar untuk membaca Saint Petersburg. Jalan utama ini berhubungan dengan kehidupan budaya kota melalui museum, teater, perpustakaan, pertokoan, dan kafe di sepanjang atau di sekitarnya. Portal pariwisata resmi Saint Petersburg menjelaskan sejarah Nevsky Prospekt.

Untuk melihat hubungan air dan bangunan lebih dekat, kenali Winter Canal atau Zimnyaya Kanavka. Kanal buatan ini menghubungkan Sungai Moika dan Neva. Di atasnya terdapat lorong penghubung bertumpu pada lengkungan batu antara bangunan Great Hermitage dan Hermitage Theatre. Baca sejarah Winter Canal.

Cobalah mengamati tempat yang sama dari dua sisi jembatan. Mana yang lebih dahulu menarik perhatian: garis air, pagar, atau bangunan di belakangnya? Anda tidak perlu menghasilkan foto sempurna. Latihan kecil ini mengubah perjalanan kaki menjadi kesempatan memahami bagaimana kota membingkai pemandangan. Pilih ruas yang nyaman dan jangan memaksakan semua titik dalam satu jalan panjang.

5. Membawa satu pertanyaan ke Hermitage

Hermitage memiliki titik awal berbeda dari Tretyakov: tahun 1764 dianggap sebagai awal museum ketika Catherine II membeli koleksi lukisan dari pedagang Berlin, Johann Ernst Gotzkowsky. Sejarah pengumpulan berikutnya memperlihatkan hubungan koleksi istana dengan jaringan seni Eropa. Sumber: sejarah koleksi Hermitage.

Perbandingan itu bisa menjadi bekal menarik. Di Tretyakov Anda telah bertemu gagasan seorang kolektor mengenai seni Rusia; di Hermitage, ajukan pertanyaan tentang selera istana dan hubungan lintas negara. Siapa yang memesan karya, siapa yang digambarkan, dan untuk ruang seperti apa karya itu dibuat?

Pilih beberapa ruang atau satu kelompok karya sebagai fokus. Sisakan waktu untuk melihat detail yang tidak langsung mencolok, lalu berhenti ketika perhatian mulai menurun. Catatan singkat tentang satu karya yang Anda ingat dapat lebih bermakna daripada daftar panjang ruang yang sempat dilewati. Gunakan informasi kunjungan museum untuk mengecek pameran serta aturan yang berlaku.

6. Menemukan penggunaan baru di New Holland

New Holland menunjukkan sisi lain pelestarian kota. Kawasan yang dahulu berada di bawah angkatan laut ini dibuka untuk publik pada 2011; taman dan tahap awal restorasinya selesai pada 2016. Sejarahnya mencatat perubahan fungsi beberapa bangunan, termasuk bekas penjara angkatan laut yang dikenal sebagai The Bottle. Riwayat perubahan kawasan dijelaskan oleh pengelola New Holland.

Peta dan direktori pengelola sekarang memuat taman, area bermain, ruang kegiatan, serta bangunan dengan berbagai penggunaan. Lihat peta dan program New Holland. Gunakan informasi tersebut untuk memilih bagian yang sesuai minat, bukan menganggap semua aktivitas selalu berlangsung setiap hari.

Di sini, coba bandingkan jejak bentuk lama dengan penggunaan sekarang. Bagaimana sebuah bangunan dapat dipertahankan sambil menerima kegiatan baru? Pertanyaan ini membuat kunjungan ke ruang publik menjadi kelanjutan dari museum, dengan kota itu sendiri sebagai bahan pengamatan.

Membawa pulang detail, bukan kesimpulan tentang semua orang

Simpan tiga hal di akhir hari: satu bentuk yang menarik, satu nama baru, dan satu pertanyaan yang belum terjawab. Jangan jadikan satu percakapan atau ekspresi seseorang sebagai gambaran seluruh masyarakat. Ikuti aturan tempat, tanyakan sebelum memotret orang, dan beri ruang untuk kehidupan yang terus berjalan di sekitar Anda.

Kelak, mungkin yang paling melekat justru lengkungan stasiun, wajah dalam lukisan, atau pantulan bangunan di kanal. Detail-detail itulah yang membuat perjalanan terasa milik Anda.

Disusun oleh Tim SUNDAF Trip. Sumber resmi diperiksa pada 12 September 2026. Susunan pameran, pedagang, dan program tempat dapat berubah.

Foto pembuka: Kirill Moiseev / Pexels. Digunakan berdasarkan Lisensi Pexels.

Bagikan Artikel Ini